728x90 AdSpace

Latest

Kamis, 27 Desember 2018

Wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan


Monumen Jendral Sudirman - Pacitan

Monumen Jendral Sudirman merupakan salah satu obyek wisata sejarah yang ada di Pacitan Jawa Timur. Sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang dan menjadi saksi gigihnya perjuangan salah satu Jendral Besar Indonesia yaitu Jendral Sudirman. Monumen ini terletak di Sobo, Pakisbaru, Nawangan Pacitan yaitu sekitar 34 km dari pusat kota Pacitan.

Kita akan melihat patung Jenderal Sudirman setinggi 8 meter kokoh tegak berdiri.  Selain monumen, terdapat juga sebuah rumah yang dahulu menjadi markas sang  jendral saat melakukan perjuangan gerilya melawan penjajah. Rumah ini dahulu ditempati beliau selama 107 hari, sejak 1 April 1949 s/d 7 Juli 1949  Komplek monumen Jendral Sudirman ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti perpustakaan, ruang audio visual, ruang resepsionis, pasar seni, cafetaria, lapangan. Kita juga akan disuguhi diorama perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia sampai pengakuan kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949 oleh Belanda.


-------------------- 

Di kompleks monumen ini kita juga bisa menyaksikan relief yang terbuat dari perunggu yang menggambarkan perjalanan hidup dan perjuangan Jendral Besar Sudirman. Relief itu menceritakan masa kecil hingga akhir usia Jendral Sudirman. Masa kelahiran, mengaji, sekolah, kepanduan, menjadi anggota Peta, memimpin gerilya hingga meninggal terceritakan dengan relief ini.

Sebelum masuk ke monumen tersebut, kita akan melewati 8 gerbang yang menunjukkan 8 provinsi pada tahun 1948 – 1949. Pada masing masing gerbang kita akan melihat kata kata motivasi yang tertulis di gerbang. Salah satu kata motivasi tersebut berbunyi ” Walau dengan satu paru paru dan ditandu pantang menyerah”.

Untuk mencapai monumen Jendral Soedirman kita harus melewati tiga jalur berundak, dengan jumlah anak tangga tiap jalurnya adalah 45, 8 dan 17. Jumlah anak tangga tersebut merupakan cerminan dari tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Patung jendral Soedirman ini berdiri kokoh di atas tanah seluas 97,831 meter persegi.
Untuk menuju obyek wisata ini kita akan melewati jalan yang berkelok kelok khas daerah pegunungan Pacitan. Kita akan melihat pemandangan yang indah saat perjalanan. Untuk masuk ke obyek wisata ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Yuk kita mengenang perjuangan salah satu pahlawan besar kita dengan mengunjungi Monumen Jendral Besar Sudirman.

Fasilitas

Wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan bisa dibilang sebuah wisata sejarah yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :
  • Area Parkir kendaraan
  • Tempat Istirahat
  • Kamar mandi / MCK
  • Rumah Makan
  • dan masih banyak lainya

Transportasi

Anda bisa menggunakan 3 Rute untuk menuju ke monumen ini antara lain melalui jalur Ponorogo, Wonogiri dan Pacitan. Bila Anda melalui jalur Pacitan Anda akan melewati jalur yang berkelok khas daerah peggunungan Pacitan dengan jarak tempuh sekitar 34 km dari pusat kota Pacitan. Rute ke Monumen jendral Sudirman ini bila dari pacitan silahakan ambil jalur menuju ke Kecamatan Arjosari, tepatnya di sebelah pasar Arjosari silahkan Ambil jalur kiri kemudian ikuti jalur utama menuju ke Pakis Baru nawangan.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Monumen Jendral Sudirman di Pacitan dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.
Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di Nawangan. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju Desa Pakisbaru hingga sampai  di lokasi Wisata Monumen Jendral Sudirman tersebut. 

Klik DISINI untuk menuju ke lokasi dengan Navigasi GoogleMap

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan, anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan sepeti membawa bekal, air minum dan lainnya. Serta beberapa barang tambahan seperti  kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman - teman anda. Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, obat-obatan, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati - hati.



AWAL SEJARAH PEMBANGUNAN MONUMEN JENDRAL SUDIRMAN PAKIS BARU NAWANGAN PACITAN

Kala itu saat dimana Almarhum Roto Suwarno termenung di salah satu ruangan kerjanya di Gedung Sekretariat Negara RI, sepertinya beliau teringat akan segala macam persoalan yang ada di kampung halamanya yang sangat di Cintai. dalam hati dan pikiranya teringat bahwa di desa itulah aku bertemu dan kenal dengan Panglima Besar Jendral Sudirman sapai akhirnya beliau (Alm) di tarik menjadi salah seorang Pengawal pa’Diman sang pemimpin Perang Gerilya dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik kita ini! Tergeraklah hatinya untuk mewujudkan “sesuatu” sebagai sembah baktinya terhadap Panglima Besar Jendral Sudirman yang menurutnya sangat berjasa besar dalam kehidupan pribadi & keluarga hingga dapat merasakan nikmatnya hidup di Kota besar. Dengan perjalanan hidup yang tidak mudah di dapatnya hingga mencapai titik/puncak karir yang di capainya.
“Senajan sedina ana lindhu kaping pitu, Tetepa oleh mu gondhelan wathon”. YANG MAKNANYA “Meskipun satu hari terjadi tujuh kali gempa, Tetaplah memegang teguh pada prinsip yang kita pegang”.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Alm) ROTO SUWARNO :

1. Anggota Tentara Pelajar di Solo. 
2. Anggota Kesatuan Pengawal Panglima Besar Jend. Sudirman 1949
3. Anggota CPM Jakarta
4. Pegawai Kabinet Perdana Menteri 1951
5. Pegawai Sekretariat Negara RI
6. Anggota DPR/MPR RI periode 1977-1987 (anggota yg di angkat Presiden)
7. Anggota MPR RI 1987-1992 (Anggota Terpilih)

Adapun Almarhum Semasa hidupnya sebagai Penggerak & Pelopor Pembangunan Masyarakat desa Pakis dan sekitarnya.
  1. Merintis & Menggerakan Pmbangunan Jalan antara kecamatan Purwantoro desa Pakis kecamatan Nawangan menuju kabupaten Pacitan.
  2. Menggerakan Penghijauan Produktif Hutan dan Kebun Rakyat di berbagai desa yang mencakup areal lebih dari 1.000 Hari.
  3. Membangun Sarana Pendidikan untuk Masyarakat dengan membangun SMP & SMA Negeri di desa Pakis
  4. Merintis Pendirian dan Pembangunan Puskesmas di desa Pakis
  5. Merintis Listrik Masuk Desa di Pakis dan sekitar s/d kecamatan Nawangan
  6. Membuat Cek Dam/Bendungan sebagai Irigasi Pertanian Masyarakat desa Pakis
  7. Membangun sarana Ibadah seperti Masjid & Mushola di desa Pakis
  8. Merintis & Membangun Balai Desa sebagai salah satu sarana kebutuhan Masyarakat di desa Pakis (kabarnya ini Balai Desa Terbesar di Asia Tenggara)
  9. Membangun Pasar Tradisional di desa Pakis
  10. Membangun Sarana Peristirahatan atau Gedung Serba Guna untuk para Pejabat yang berkunjung ke desa Pakis
  11. Melestarikan & Memugar Rumah Ex Markas Gerilya Panglima Besar Sudirman di dukuh Sobo Pakis Baru
  12. Membangun Monumen Panglima Besar Jendral Sudirman diatas lahan seluas +/- 10 Ha dengan luas Bangunan Monumen & Lapangan Upacaranya seluas 15.000 meter.

AWAL PERJALANAN PEMBANGUNAN MONUMEN

Setelah Lokasi Monumen di tentukan, maka Almarhum segera menggerakan Masyarakat desa Pakis dan sekitarnya untuk ikut berperan serta dalam melaksanakan Pembangunan Monumen dengan tujuan Almarhum agar Rakyat desa mendapat lapangan Pekerjaan sebagai buruhnya. Dan itu alasan mengapa saat itu Almarhum tidak menggunakan alat-alat berat untuk pekerjaan besar tesebut? Sungguh Mulia-nya Hati Almarhum.




-------------------------- 
Sumber
Kunjungan Lapangan/ Survei 
http://www.topcareer.id/
http://www.pacitantrip.com/

Wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan
  • Title : Wisata Monumen Jendral Sudirman di Pacitan
  • Posted by :
  • Date : Desember 27, 2018
  • Labels :

thanks for your comments

Top